NELANGSA di-JUDGE oleh masyarakat bahwa PNS semua koruptor.

Kemarin siang hati ini meradang sekaligus nelangsa (sedih buangeet) ketika menjadi nara sumber bersama DR. Agus Prabowo, Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) pada acara PUBLIC CORNER yang digagas The Asia Foundation (Mas Hari dan Mbak Frida cs) & disiarkan secara on air oleh Metro TV dipandu Mbak Githa Nafeeza.

Apa pasal kok sampai segitu sedihnya ?! ceritanya pada acara bedah masalah reformasi pengadaan barang/jasa publik tersebut ada pemirsa yang menuduh bahwa semua seragam coklat (PNS) itu koruptor semua, terutama pada proses pengadaan barang/jasa (lelang). Wuah …, darah yang masih cukup encer (belum terlalu kental kena kolesterol) karena masih muda ini (ceileee ngakunya tetap seperti mahasiswa aje …) mendidih juga. Meskipun kita – kita ini bukan malaikat yang tak ada dosa, tapi kalau semua dituduh koruptor ya ndak bisa terima kan ?!!

Langsung saja saya nyerobot Mbak Githa yang lagi ngomong dengan menjelaskan bahwa ndak semua PNS itu koruptor. Bahwa masih banyak PNS yang mentalnya belum bener, atau tidak berkompeten dalam menjalankan tugas-tugasnya atau bebagai kelemahan yang lain, memang ya. Tak bisa-lah semua disama-ratakan begitu. Huuuuh !!! enak saja tuh si pemirsa ngomong. Itu para dokter/perawat di RSUD dan guru yang mengajar anaknya pemirsa tadi di sekolah negeri apa bukan PNS ? apa mereka koruptor juga haa ?! (lho kok saya jadi marah – marah ya disini ?! bisa berkurang deh pahala puasa-nya he he he. Kalau pas siaran kemarin ya ndak ngomong sekasar ini-lah, kan harus jaim dong !!! he he he).

Saya jadi ingat tulisan Ibu Siti Nurbaya di harian jawa pos kemarin pagi (seingat saya Beliau adalah mantan Sekjen Depdagri deh) bahwa hasil penelitian tim Beliau bersama Institut Reformasi Birokrasi Indo Pos-Jawa Pos (IRB-IPJP) terhadap birokrasi di negeri ini yang dilakukan dengan metodis dan sistematis menunjukkan bahwa 36% BIROKRAT MEMPUNYAI INTEGRITAS YANG SANGAT KUAT dan 60% CUKUP KUAT. Penelitian ini sangat canggih karena mulai perumusan konsep, sampling untuk uji konsep, verifikasi dan clustering (konfigurasi), diskusi kelompok terarah (focus group discussion), hingga deteksi tipologi pejabat eselon I tingkat pusat karena dianggap bisa mewakili dilakukan dengan cermat dengan waktu hampir 1 tahun. Bahkan sampling yang diambil cukup banyak yaitu sebanyak 91 (= n) dari 586 populasi (=n) atau 16%. Insya Allah kita ada di dalam 36% atau yang 60% itu-lah he he he. Kesimpulannya ??? yang 4% itulah yang ndak beres !!! mungkin koruptor, pemalas, si pemungli dll yang buruk – buruk ada di kelompok 4% itu. Memang kalau bicara korupsi, efek-efeknya meskipun hanya dilakukan sedikit orang sudah pasti akibatnya sangat buruk sekali. Ibarat pepatah ”karena nila setitik rusaklah susu se-belanga”.

Trus piye ?! apa saya sudah terima dituduh termasuk pelaku KKN ? Kalau dituduh ya ndak tarima-lah. Apalagi kami sudah menunjukkan langkah-langkah improvement yang sangat nyata untuk memperbaiki sistem bekerja di birokrasi (paling ndak di tempat saya dan teman – teman saya bekerja). Penerapan eProcurement dan eBudgeting sebagai konsen pemkot Surabaya selama 4 tahun terakhir mestinya di-apresiasikan positif. Bahkan kedua sistem tersebut disempurnakan menjadi GRMS (Government Resource Management System) dengan benchmark ke sistem ERP (Enterprise Resource Planning) yang sangat terkenal di privat sector. Memang sih beberapa pihak sudah memberikan penilaian positif tapi memang pemirsa yang ngomongnya tengik kemarin mungkin ndak tahu ada beberapa instansi yang sudah merubah dan mereformasi dirinya sedemikian cepat kearah yang lebih baik, transparan dan akuntabel. So, kalau begitu ya ndak semestinya saya harus sewot dengan prespektif pemirsa yang minor pada PNS saat acara public corner kemarin ya ?! Untungnya kemarin saya masih bisa pura – pura tidak terusik dengan masalah itu meskipun panas hati juga he he he.

Okeylah yang penting saya, teman – teman PNS lain dan kita semua yang mungkin tergolong masih mempunyai integritras senantiasa terus memperbaiki diri. Masyarakat membutuhkan kerja dan kinerja kita. Niatkan pula bahwa kita bekerja adalah untuk melayani orang lain dengan tujuan ibadah. Insya Allah akan dimudahkan segalanya, amin.

Salam.

4 thoughts on “NELANGSA di-JUDGE oleh masyarakat bahwa PNS semua koruptor.

  1. Mungkin rakyat udah muak dgn para koruptor yg tiap hr beritanya selalu ada di tv. Dan selama ini sebagian besar koruptor yg diberitakan adalah pns/pejabat negara. Jd ya mohon maafkan kami kl telah berburuk sangka🙂 tetaplah mengabdi sepenuh hati🙂
    btw ini adalah salah satu fungsi ngeblog pak untuk tempat curhat🙂

  2. ya namanya aparat negara kan pak, pelayan masyarakat, ya wajar2 aja kalo dikritik juragan. Masyarakat kan juragan yang menghidupi para PNS he..ee..bahkan anak dan cucu masyarakat ikut mbayari,karena program pensiun. Kenapa di PNS tuh gak ada budaya pecat-isme ya…kaya swasta, jd yang gak kompeten dan pelayan yang jelek tingkah polahnya tuh langsung didepak dari PNS biar tidak mengotori citra PNS. Kan biasanya cuma dipindah ato digeser posisi. Paling malah ditempatkan di posisi yang gak ada job dan pressurenya, malah nyaman tuh bagi oknum kecoa2 PNS tuh.
    Tetap semangat pak, terus perbaiki mutu PNS.

  3. Betul. PNS pelayan masyarakat, jadi harus siap dimarahin oleh juragannya he he he.
    Oh ya masalah budaya pecat memecat sebenarnya sudah diwadahi oleh Undang – Undang Kepegawaian, cuma Gubernur/Bupati/ Walikota atau Menteri-nya mau ndak berikan sangsi maksimal.
    Kalau di Surabaya dalam tahun – tahun terakhir sudah ratusan PNS di-pecat Walikota karena berbagai temuan oleh Badan Pengawas yang mencukupi bukti untuk di-pecat karena menjatuhkan citra Pemerintah Kota dan bisa meracuni PNS lain yang masih baik atau imut – imut. Konon dari data di BAKN (Badan Administrasi Kepegawaian Nasional), Surabaya termasuk tertinggi untuk urusan pecat memecat PNS (tapi belum dapat rekor MURI nih). Mudah-mudahan PNS yang tersisa (ndak di-depak dari PNS atau mungkin menunggu giliran dan bukti ya ?!!) tidak termasuk kategori kecoa he he he.
    Trims support-nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s